Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Asahan Antisipasi Penyakit Hewan Kurban

Asahan, Mebidangnews  : Sepekan jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan akan segera melakukan cek kesehatan pada hewan kurban. Hal ini untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit yang timbul dari hewan tersebut.

 

“Petugas dilapangan akan melakukan pengecekan terhadap hewan kurban di lokasi penjualan hewan kurban,” demikian dikatakan oleh Kepala Dias Peternakan dan Kesehatan Hewan, HM Syarif saat berbincang bersama wartawan, Rabu (23/8).

 

Hal itu, kata dia untuk meminimalisir kasus dan temukan hewan-hewan kurban yang memiliki penyakit. Penyakit itu di antaranya skabies (koreng kulit), penyakit mata, bahkan yang paling berbahaya yakni antraks. Tetapi dua penyakit yang disebut terakhir memang belum pernah terjadi di Asahan.

 

Menurutnya, jika hewan berpenyakit kemudian lolos saat kurban berlangsung maka akan berdampak fatal. Sebab penyakit itu akan menular jika dagingnya dikonsumsi masyarakat. Sebab itu, pihaknya akan menggandeng instansi-instansi terkait untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

 

Sementara itu ditempat terpisah, Sucipno anggota MUI Asahan saat dikonfirmasi terkait kesehatan hewan kurban menghimbau masyarakat agar memperhatikan secara jeli hewan kurban sebelum disembelih dan dikonsumsi.

 

Menurutnya, dalam berkurban masyarakat harus memperhatikan empat hal yakni kesehatan hewan, kesejahteraan hewan, kehalalan hewan, dan kesehatan masyarakat veteriner,” ujarnya.

 

Menurutnya, kesehatan hewan yang dimaksud adalah hewan kurban tersebut tidak sakit, tidak rusak matanya, pinggangnya tidak kurus dan tidak berlemak.

 

“Idealnya, setiap hewan yang dikurban harus mempunyai surat keterangan kesehatan hewan yang dikeluarkan dokter hewan. Hal ini bertujuan untuk memastikan hewan yang dikurbankan sehat dan dalam upaya melindungi umat dari tertularnya penyakit,” jelasnya. (An)

Tinggalkan Komentar anda disini...