Bawaslu Kota Binjai Periode 2018-2023 Resmi Di Bentuk, Siap Kawal Pemilu

MEBIDANGNEWS.COM/BINJAI

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan telah melantik 1.914 anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia masa jabatan 2018-2023, di DKI Jakarta, pada Rabu (15/8/2018).Pelantikan tersebut memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pelantikan Pejabat Publik Terbanyak.

Pasca dilantik dan diambil sumpah janjinya pada 15 Agustus 2018, para anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai akhirnya membentuk unsur pimpinannya mulai dari Ketua, Anggota dan Koordinator Divisi (Kordiv)-nya masing masing.

Tadinya Bawaslu tingkat kabupaten/kota hanya adhoc, bekerja sesuai dengan tahapan pilkada/pemilu. Namun saat ini telah menjadi definitif dengan masa jabatan 5 tahun.

Di kota Binjai sendiri, 2 orang wajah lama masih bertahan menduduki jabatan Bawaslu yang sebelumnya masih berstatus Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Sedangkan 1 orang wajah baru menggantikan posisi salah satu anggota Panwaslih Kota Binjai Pada Periode pilgubsu 2018  kemarin.

Hanya saja di posisi ketua dan Koordinator Divisi Bawaslu Binjai ada melakukan perombakkan, Syainul Irwan SH M,Si yang pada Pilkada kemarin diposisi ketua dan Kordiv PHL (Pengawasan serta Hubungan Masyarakat dan  Antar Lembaga) digantikan oleh Arie Nurwanto SH MH.

Sementara Wajah baru Bawaslu Kota Binjai di isi oleh Lailatus Sururiyah SH MA yang mengkoordinator Divisi Hukum,Penindakkan Pelanggaran dan Sengketa,Sementara itu Syainul Irwan SH M,Si kini menduduki Divisi Koordinator Divisi SDM (Sumber Daya Manusia).

Ketua terpilih arie Nurwanto SH MH kepada awak media ini mengungkapkan, masih banyak persoalan yang harus dituntaskan dalam proses penyelenggaraan pemilu, baik yang sudah berlalu maupun yang akan dipersiapkan menjelang Pileg dan Pilpres tahun depan.

“Untuk lima tahun ke depan, Kami Bawaslu Terpilih akan memperbaiki kinerja, baik internal maupun eksternal, meningkatkan pengawasan dan partisipasi pemilih setidaknya pada Pileg dan Pilpres yang akan datang. Peran masyarakat dalam meningkatkan pengawasan juga akan dikuatkan.”Ungkapnya Sabtu 18/8.

Sinergitas antara KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara pemilu juga akan dikuatkan. Sementara peserta pemilu juga diharapkan sama-sama mematuhi aturan yang berlaku.

Pihaknya juga berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum hingga sesama penyelenggara pemilu untuk sama-sama mewujudkan proses pemilu yang bersih, jujur dan berkeadilan. (S4n)

Tinggalkan Komentar anda disini...